Minggu, 22 Januari 2012

0 Fakta Jimmy Parents Shared Tentang A7X Edisi Revolver 2010

Date: Minggu, 22 Januari 2012 11.07
Category:
Author: Afrizal Syaifudin
Share:
Responds: 0 Comment
- Pada suatu hari Jimmy sangat menginginkan sebuah drum, tapi sampai 2 bulan ia tak mendapatkannya, lalu dia marah dan mengarahkan meja ke kepala saudara-saudara perempuannya. Hal ini menyebabkan orang tuanya membeli drum pertama yang diinginkan Jimmy. Ibunya mengatakan bahwa dia harus membelinya agar Jimmy tak merusak semua furniturnya.


- Jimmy menyukai musik ketika usianya yang masih sangat muda. Kira-kira usia 4 tahun ia mulai bereksplorasi dengan musik. Ayahnya mengatakan ini seperti penyakit kedua yang ia temukan pada waktu itu.

- Selama bertahun-tahun Jimmy pergi dan banyak menggunakan drum milik temannya dari berbagai ukuran, sampai pada usia 13 ia mendapatkan drum setnya sendiri.

- Jimmy tidak takut celaka ketika dia bermain drum dengan kegembiraan yang tak terkendali. Orang tuanya berusaha untuk mendapatkan seorang guru untuk memberinya pelajaran, tetapi dia takut jika Jimmy tidak dapat mengendalikan dirinya pada drum kitnya, sehingga merekapun menunda sementara waktu untuk mendapatkan dia seorang guru.

- Ketika Jimmy berusia sekitar 10 tahun orang tuanya bertemu Jeanette Wrate yang bekerja di Harbor College. Dia mengajak Jimmy untuk ikut ambil bagian dari kelompok musik perkusinya yang disebut Booming Looney. Dia memperkenalkan Jimmy hal-hal yang tidak biasa dengan menggunakan botol air mineral dan pedal drum, mereka menemukannya di lahan pekarangan sampah.

- Pada usia 12 tahun, Jimmy pernah diajak oleh mereka untuk melihat penampilan Metallica. Ayahnya mengatakan dia menginginkan agar Jimmy lebih cepat mengerti selera musiknya ke aliran musik Slayer dan Pantera. Diapun kemudian menjadi tertarik pada Dream Theater, Suicidal Tendencies, dan Primus. dengan teknik suara yang khas.

- Ibu Jimmy juga menyukai band Primus dan mereka tak segan untuk melakukan perjalanan bolak-balik ke tempat latihan drum. Dia berkata, dia membawa Jimmy dan Brian (Synyster Gates) agar ikut menonton konser dari Primus pada saat itu.

- Ibu Jimmy, Barbara berkata Jimmy dan Matt (M. Shadows) bertemu ketika mereka berumur 10 tahun, saat mereka bermain di tim basket bersama-sama. Dia juga mengatakan: mereka pergi dan bergaul bersama juga mendapatkan masalah bersama-sama pula.

- Barbara dan Joe pernah bercerita tentang kejadian lucu dari Jimmy. Kami melihat Jimmy akan menyelinap keluar dari rumahnya, dimana Jimmy disuruh oleh mereka untuk tidur. Dia akan pergi ke rumah Matt (M. Shadows) dan menyelinap masuk. Orangtuanya Matt tidak menyadari jika Jimmy berada di rumahnya. Kami melihat Jimmy membawa pistol dan dia membawanya ke atap Matt, dan mulai menembak ke atap-atap tetangga. Dan akhirnya para tetangganya datang dan memukul pintu rumah Matt, lalu ayah Matt keluar dan mengatakan bahwa kami tak tahu apa-apa, kami sedang tidur. Kemudian Jimmy berlari keluar rumah lalu masuk ke kamarnya, lalu ayah Matt datang dan melarang Jimmy kembali ke rumah mereka.

- Orang tuanya Jimmy mengatakan bahwa selalu sulit untuk mengajarkan Jimmy agar disiplin, tapi Jimmy menganggap itu lelucon bahkan diapun tertawa begitu keras. Jika kamu mengatakan bahwa itu tidak lucu, lalu dia akan menjawab "Tapi itu lucu bagiku".

- Jimmy merupakan badut di kelas dan sering dikirim ke kantor "Karena ia sering membuat hal-hal yang sangat konyol dan lucu" ujar ayahnya.

- Ibunya Jimmy mengatakan, bahwa band kurang menyenangkan jika Jimmy belum tiba/datang atau absen.

- Joe ayah Jimmy mengatakan ia selalu berpakaian agak ridiculously. Dia mengatakan bahwa satu kali ketika Jimmy berada di Hollywood, wisatawan memakai pakaian yang ada difotonya.

- Orang tua Jimmy benar-benar berharap agar Jimmy tidak akan menambah tattonya. Karena beberapa saat untuk mendapatkan harapan pada mereka. Tetapi suatu hari dia pulang dengan membawa keranjang penuh dengan telur berwarna dan Easter Bunny yang sudah mati itu di atas lengannya. Kemudian mereka ingat dia pulang dengan tatto borgol di sekitar leher dan hanya terus berjalan dari sana. Yang ditakutkan pertama kali dari Orang tuanya adalah bagaimana dia mendapatkan uang untuk membayar tato itu. Tapi saat itu dia mulai yakin betul bahwa dia memiliki karir musik yang sangat baik yang mulai menghilangkan rasa dari ketakutan mereka.


Artikel Terkait :



Poskan Komentar

Hay Sobat The Fallen Dofollow Aktif, Silahkan Tinggalkan Komentar Dengan Ketentuan :
- Menggunakan Bahasa Yang Sopan.
- Dilarang Spam, Sara, Menghujat Dan Merugikan Orang Lain.
- Dilarang Memasang Link Hidup Di Komentar.
- Cantumkan Link Sumber Artikel Ini Jika Ingin Copy Paste.
Terima Kasih Sudah Berkunjung. Salam A7X Family ^_^