Kamis, 15 Maret 2012

0 Komentar Avenged Sevenfold tentang Arin

Date: Kamis, 15 Maret 2012 14.12
Category:
Author: Afrizal Syaifudin
Share:
Responds: 0 Comment
Komentar Avenged Sevenfold tentang Arin
Kerrang: Bagaimana anda berhubungan dengan drummer baru, Arin Ilejay dan bagaimana Ia bisa berada di Avenged?
 
Zacky: "Kami melakukan tryout. Kami mencoba 3 orang. Kami memberikan mereka 2 lagu untuk dimainkan, lagu pelan dan heavy, karena aku tidak tertarik melihat salah satunya bermain. Arin datang atas rekomendasi teknisi drum kami, Mike Fasano. Dia terlihat sangat malu dan aku berpikir, 'Aku tidak yakin dengan anak ini'."
 
Synyster: "Kesan pertama kami adalah, 'Who is this fucking weirdo?/Siapa orang aneh ini?'."
 
Zacky : "Yeah, dan kamu harus ingat tidak ada satupun dari kami yang ingin berada disana di tempat pertama. Melatih drummer hanya merasa bersalah."
 
Synyster: "Insting kami adalah membenci dia untuk alasan yang tidak jelas, seperti 'Fuck this guy'."
 
Zacky: "Kemudian dia mulai bermain dan anak itu berubah menjadi demon (iblis). Anak ini bermain keras dan menghentak setiap nada dengan sangat tepat. Serius, aku belum pernah merasakan seperti ini sejak kami bermain bersama Jimmy. Setelah itu, tiba-tiba kami semua langsung tersenyum."
 
M.Shadow: "Dia benar-benar anak yang baik, drummer yang hebat dan aku 100 persen senang bersamanya, dari cara bermainnya hingga sikapnya. Dia orang yang tepat untuk band saat ini, dan aku memilih kata-kata itu dengan hati-hati karena kami belum ada kesempatan untuk menulis lagu bersamanya. Saat ini, bagaimanapun, kami dapat memainkan apapun yang Jimmy atau Mike lakukan dan dia (Arin) tinggal dalam mimpi.
Kerrang: Apa kesan pertama saat tampil dengan Arin dibelakang drum?
 
M.Shadow: "Aku gugup untuk dia. Aku mencoba meletakkan diriku dalam sepatunya tapi bung, Aku melihat semuanya terbangun dari seorang anak 20 tahun menuju ke panggung untuk tampil. Aku tidak bisa membayangkan menjadi 23 tahun, mengikuti The Rev dan Portnoy dan bermain di depan ribuan penonton. Tapi dia menunjukkannya. Itu sangat membesarkan hati karena bahkan bagi kami, masih ada rasa gugup untuk konser seperti Download atau Rock am Ring. Pertunjukkan besar itu bisa menjadi momen yang menentukan untuk sejarah band dan bagus saat tau bahwa dia bisa menangani semuanya."
 
Zacky: "Untuk mendapatkan apa yang kami lakukan akan menjadi sulit bahkan untuk drummer hebat. Jadi untuk seseorang yang sebelumnya belum pernah ada di tur atau bermain di arena, dia benar-benar sangat mengesankan."
 
Synyster: "Kami benar-benar harus ketat untuk hal ini. Tidak ada banyak ruang untuk kesalahan. Kami bermain di acara yang burukdi masa lalu, jadi melihat dia dapat mengendalikan segalanya dengan pengalaman yang minim dan still kill says a lot."
 
Zacky: "Seperti yang lainnya, ini masih suatu hari pada saat ini tapi jika ini berjalan dengan Arin, itu hebat. Jika tidak, fuck it, kami akan memikirkan sesuatu. Ini tidak pernah tentang mencari drummer terbaik atau menggunakan 'nama'. Aku tidak peduli dengan itu. Aku lebih memilih memakai seseorang yang seorangpun belum pernah mendengarnya yang dapat bermain bagus dan tidak menjadi sampah. Kami beruntung menemukan anak ini. Kami semua akan lama bersama dia.

Kerrang: Bagaimana Arin bisa datang?
 
Zacky: "Kami memutuskan untuk mencoba beberapa orang yang berbeda, mengetahui bahwa ada kemungkinan bahwa tidak bisa terus berjalan dengan Mike. Kami tidak membuka audisi atau semacamnya, tapi kami bertanya pada produser kami, Mike Elizondo, jika dia tau seseorang yang muda dan mau datang, dan kami bertanya pada teknisi drum Jimmy, Mike Fasano, jika dia tau seseorang. Kemudian kami juga menyeleksi seorang bocah yang kami lihat di YouTube memainkan beberapa lagu kami dan membuat kami kagum. Arin adalah usulan Mike Fasano, dan dia orang kedua yang kami coba. Dia datang dan mungkin yang paling kurus, anak paling gugup yang pernah kami lihat. Kami tidak pernah mendengar band yang dia mainkan, sama sekali tidak tau tentang dia, tapi kami duduk dan mulai meratapi. Mengingatkan pada John Bonham atau semacamnya. Kami semua tersenyum lebar.
 
Synyster: "Arin benar-benar sempurna melakukannya. Dia datang dan bermain rapi dan tau secara tepat bagian Jimmy, semua nuansa kecil dan alur dan teknik. Luar Biasa."
 
Kerrang: Apakah ada kemungkinan dia akan menjadi anggota permanen dari band?
 
Synyster: "Sulit mengatakannya. Tapi satu hal yang bisa kukatakan bahwa dia sudah bersama kami selama setengah tahun, dia menyelesaikan tiga tur bersama kami dan itu semakin baik dan semakin baik. Kami mencintai anak itu. Dia manis, rendah hati, bertalenta. Dia menikmati ini dan kami juga. Jadi tidak ada rencana atau pikiran menuju perubahan dari titik ini."
 
Kerrang: Arin juga terlibat dalam "Not Ready To Die", lagu baru pertama Avenged sejak 'Nightmare'. Bagaimana lagu itu datang?
 
Synyster: "Kami mengerjakannya mendekati akhir Maret, selama minggu panjang istirahat dari tur. Dan pada dasarnya itu minggu neraka, karena kami biasanya memerlukan waktu yang lama untuk menulis -lebih lama dari kebanyakan band, setidaknya. Tapi kami harus menulis dan merekamnya secepatnya karena kami akan menuju Amerika Selatan, dan kami menulis dari awal, agar sesuai dengan game 'Call of Duty'. Kami masuk dan melakukannya, selama 4 hari. Kami yakin suaranya bagus di home studio, dan kami mengerjakannya dalam beberapa hari dengan Mike Elizondo di home studio nya. Ini bukan lagu Avenged Sevenfold terbaik tapi ternyata itu cukup keren. Aku bangga dengan itu." 

Artikel Terkait :



Poskan Komentar

Hay Sobat The Fallen Dofollow Aktif, Silahkan Tinggalkan Komentar Dengan Ketentuan :
- Menggunakan Bahasa Yang Sopan.
- Dilarang Spam, Sara, Menghujat Dan Merugikan Orang Lain.
- Dilarang Memasang Link Hidup Di Komentar.
- Cantumkan Link Sumber Artikel Ini Jika Ingin Copy Paste.
Terima Kasih Sudah Berkunjung. Salam A7X Family ^_^